Matius 12

Matius 12:14-15
Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.

Matius 12:19-21
Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.”

Melihat bagaimana respon yg Tuhan berikan kepada orang-orang yang berniat membunuh Dia. Mengingatkan saya sekali lagi bagaimana Tuhan berfirman bahwa janganlah sekali-kali mencobai Allah. Tuhan memberikan contohan bagaimana saya harus memiliki hikmat melihat situasi di sekitar saya. Meskipun saya mampu tidak lantas membuat saya mengnggunakan akan sehat saya yg Tuhan sudah anugrahkan kepada saya. Termasuk juga saat-saat sekarang ini yang dmana kita diminta untuk berhikmat dalam membantu pemerintah menangani pandemi virus ini.

Matius 12:43-45
“Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini.”

Dari saat teduh saya pagi ini saya kembali diingatkan untuk :

  1. Tidak sombong dengan sok tidak takut pada segala sesuatu, tapi sama seperti Tuhan Yesus yg melihat tujuan yg lebih besar dan menghindari suatu hal yang dapat merugikan/ menghalangi tujuan utamaNya. Dan makin belajar untuk tidak mencobai Allah.
  2. Menjaga sikap saya agar tidak mudah berbantah dan reaktif kepada orang lain karena dari sanalah orang terlihat buah/karakter saya seperti apa. Jika tidak bisa jadi berkat saya jangan jd batu sandungan buat orang lain.
  3. Terus mengisihi hari2 saya dengan kebenaran Tuhan, krna meskipun saat ini saya baik, jika hati saya blm penuh dengan Tuhan, akan ada ruang yang iblis/keinginan saya sendiri pakai untuk membuat saya kembali kekehodupan saya yang dulu, bahkan sangat bisa menjadi lebih parah lagi.

Palopo, 12-05-2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.