2 Korintus 8 – Kaya dalam Kemurahan

2 Korintus 8:2-4
Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.

Kali ini Paulus menceritakan bagaimana kondisi jemaat Makedonia dimana ia berada (saat surat 2 Korintus ditulis). Dimana meskipun mereka jauh lebih miskin dari jemaat di Korintus, tapi mereka bisa memberikan sumbangan kepada orang kudus yang ada di Yerusalem. Bukan hanya memberi karena diminta, tapi tanpa dimintapun mereka malah mendesak buat ambil bagian dalam pemberian itu buat bantu orang Yahudi di Yerusalem yg lagi kesusahan berat.

2 Korintus 8:7-8
Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini. Aku mengatakan hal itu bukan sebagai perintah, melainkan, dengan menunjukkan usaha orang-orang lain untuk membantu, aku mau menguji keikhlasan kasih kamu.

Karena jemaat Korintus sepertinya sudah bebal disuruh ini dan itu dan nggak ngerti maksud nasehat-nasehat Paulus tentang pelayanan kasih kepada jemaat yang lain, kali ini Paulus menesehati mereka dengan cara yang berbeda yakni memberikan contohan pelayanan kasih yang dilakukan jemaat yang lain yaitu Makedonia. Dengan tujuan untuk menguji keiklasan hati mereka untuk mau memberi.

2 Korintus 8:9
Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Hal inilah yang menjadi alsan utama bagi seorang murid Tuhan ketika ia melakukan pemberian, bukan krn kelebihan, bukan karena kewajiban or perintah, tapi karena murid harus mengikuti teladan gurunya yaitu Tuhan Yesus.

Tujuannya adalah agar Tubuh Tuhan yaitu jemaat menjadi seimbang.
2 Korintus 8:14
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.

Dari Firman Tuhan pagi ini saya belajar dari jemaat Makedonia :

  1. Mau melatih diri saya untuk terus ambil bagian dalam melayani murid yang lain yaitu memberi apa yang ada pada saya untuk mereka yang sedang berkekurangan.
  2. Saat saya lakukan itu saya harus jaga motivasi saya murni karena ingin mencontoh/ lakukan seperti apa yang Tuhan Yesus sudah lakukan, bukan karena saya berlebih atau karena ini perintah/kewajiban saya sebagai murid Tuhan.
  3. Selain belajar dr Tuhan sayapun harus banyak belajar dr murid2 yang lain yang meskipun jauh lebih kekurangan dari saya tapi mereka tetap mau memberikan yang terbaik buat orang lain, itu bisa bantu hati saya untuk terdorong lakukan hal yang sama.

Palopo, 27-10-2020
Have a blessed day🙏🏻

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.