Yeremia 34

Yeremia 34:4-5
Namun demikian, dengarlah firman TUHAN, hai Zedekia, raja Yehuda, beginilah firman TUHAN mengenai engkau: engkau tidak akan mati oleh pedang! Engkau akan mati dengan damai. Dan sebagaimana dinyalakan api untuk menghormati bapa-bapa leluhurmu, raja-raja dahulu, yang hidup sebelum engkau, demikianlah orang akan menyalakan api untuk menghormati engkau, dan akan meratapi engkau dengan berkata: Aduhai, tuan! Sungguh, Akulah yang mengucapkan firman ini, demikianlah firman TUHAN.”

Bisa yah seorang tahanan perang, apalagi ini raja yang menjadi lawan perangnya masih dapat penghormatan layaknya raja!!
Klu bukan mukjizat, raja Babel emang luar biasa baiknya😅.
Tapi itulah rancangan Tuhan buat Zedekia. Apa terjadi demikian?

Yeremia 34:8-9
Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, sesudah raja Zedekia mengikat perjanjian dengan segenap rakyat yang ada di Yerusalem untuk memaklumkan pembebasan, supaya setiap orang melepaskan budaknya bangsa Ibrani, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai orang merdeka, sehingga tidak ada seorangpun lagi yang memperbudak seorang Yehuda, saudaranya.

Mungkin ini respon atas kabar baik sebelumnya bagaimana Zedekia akhirnya mau lakukan pertobatan dan mengajak yang lain dengan melepaskan budak-budak mereka sesuai perintah Tuhan.

Yeremia 34:11
Tetapi sesudah itu mereka berbalik pikiran, lalu mengambil kembali budak-budak lelaki dan perempuan yang telah mereka lepaskan sebagai orang merdeka itu dan menundukkan mereka menjadi budak laki-laki dan budak perempuan lagi.

Ternyata pertobatan tersebut tidak berlangsung lama, mungkin budaknya blm sempat merasakan kemerdekaan, mereka langsung diperbudak kembali.

Yeremia 34:17
Sebab itu beginilah firman TUHAN: Kamu ini tidak mendengarkan Aku agar setiap orang memaklumkan pembebasan kepada sesamanya dan kepada saudaranya, maka sesungguhnya, Aku memaklumkan bagimu pembebasan, demikianlah firman TUHAN, untuk diserahkan kepada pedang, penyakit sampar dan kelaparan. Aku akan membuat kamu menjadi kengerian bagi segala kerajaan di bumi.

Dan inilah respon Tuhan terhadap perilaku bangsa ini yang pertobatannya hanya panas-panas tahi ayam.
Harusnya itu bisa jadi tanda pembebasan mereka, malah mereka batalkan dan itupun berlaku atas mereka dan Zedekia yang pada akhirnya membuat kontrak antara Tuhan-Zedekia-Babel batal.
Dimana Babel yang sebelumnya sudah pulang ke negaranya, Tuhan buat berbalik lagi memerangi bangsa Yehuda.

Dari Firman Tuhan ini sya belajar:

  1. Respon yang Tuhan inginkan dari setiap berkat dan berita baik untuk saya adalah pertobatan saya, dengan lakukan setiap perintah Tuhan dengan semakin giat, bukan hanya bersemangat diawal dan belakangan menurun bahkan hilang. Krn pertobatan itu setiap hari bukan sekali habis itu selesai.
  2. Janji Tuhan kepada saya itu sama seperti kontrak diatas kertas, saya sebagai satu pihak harus bs memenuhi syarat syarat kontrak itu, barulah setalah itu pihak yang lain yaitu Tuhan akan lakukan bagianNya memberkati hidup saya.

Palopo, 04-07-2020

Yeremia 33

Yeremia 33:2-3
Beginilah firman TUHAN, yang telah menjadikan bumi dengan membentuknya dan menegakkannya TUHAN ialah nama-Nya : Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Inilah Firman yang datang kedua kalinya buat Yeremia disaat yang sama seperti di pasal sebelumnya.
Mungkin Tuhan tau klu Yeremia sedang mempertanyakan akan rancangan Tuhan terhadap bangsa ini. Itulah knp Tuhan mau supaya setiap pertanyaan Yeremia dibawa kehadapan Tuhan krn Tuhan mau menjelaskan itu dengan baik kepadanya.

Yeremia 33:20-22
“Beginilah firman TUHAN: Jika kamu dapat mengingkari perjanjian-Ku dengan siang dan perjanjian-Ku dengan malam, sehingga siang dan malam tidak datang lagi pada waktunya, maka juga perjanjian-Ku dengan hamba-Ku Daud dapat diingkari, sehingga ia tidak mempunyai anak lagi yang memerintah di atas takhtanya; begitu juga perjanjian-Ku dengan orang-orang Lewi, yakni imam-imam yang menjadi pelayan-Ku. Seperti tentara langit tidak terbilang dan seperti pasir laut tidak tertakar, demikianlah Aku akan membuat banyak keturunan hamba-Ku Daud dan orang-orang Lewi yang melayani Aku.”

Wow luar biasa yah bagaimana janji Tuhan kepada Daud Tuhan persamakan dengan penciptaan siang dan malam. Tuhan mau menunjukkan bagaiman kuasanya mampu membuat pergantian siang dan malam itu begitu sempurna, masakan buat menjaga keturunan dr 1 orang saja Ia tidak bisa. Begitu juga buat janjiNya kepada saya dan kamu yang mau mendengarkan Dia.

Dari Firman Tuhan ini saya belajar :

  1. Apapun yang saat ini saya pikirkan yang mungkin membuat saya jadi ragu akan kuasa Tuhan, harusnya saya pertanyakan itu ke Tuhan dan cari jawabannya dalam FirmanNya krn hanya Tuhanlah yang tau segala sesuatunya.
  2. Melihat kuasa Tuhan dari setiap hal-hal luar biasa yang ada disekitar saya, bagaimana dari yang terkecil saja Tuhan mampu ciptakan dan rawat dengan begitu baik seperti semut dan planet2, masakan 1 individu yaitu saya Tuhan nggak bs take care, pasti sangat bisalah.
  3. Nah masalahnya ada disaya, saya mengijinkan itu terjadi atau nggak, klu iya, saya harus jaga hidup saya dari dosa, krn hanya itu yang bisa buat saya terpisah dr kuasa Tuhan.

Palopo, 03-07-2020

Yeremia 32

Yeremia 32:6-7
Berkatalah Yeremia: “Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: Sesungguhnya, Hanameel, anak Salum, pamanmu, akan datang kepadamu dengan usul: Belilah ladangku yang di Anatot itu, sebab engkaulah yang mempunyai hak tebus untuk membelinya.
Yeremia 32:25
Namun Engkau, ya Tuhan ALLAH, telah berfirman kepadaku: Belilah ladang itu dengan perak dan panggillah saksi-saksi! padahal kota itu telah diserahkan ke dalam tangan orang-orang Kasdim.”

Kalau secara dunia, ini berbicara tentang investasi yang tidak menguntungkan.
Gimana nggak! Yeremia diminta untuk membeli tanah yang sebentar lg akan dijajah, otomatis tanah itu akan kehilangan valuenya. Nggak ada untungnya.
Tapi yang luar biasanya, Yeremia tetap obey dengan hal itu dan tetap membelinya.
Ia hanya merespon dengan berdoa “Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu!”

Yeremia 25:42-43
Sebab beginilah firman TUHAN: Seperti Aku mendatangkan kepada bangsa ini segenap malapetaka yang hebat ini, demikianlah Aku mendatangkan ke atas mereka keberuntungan yang Kujanjikan kepada mereka. Orang akan membeli ladang lagi di negeri ini yang kamu katakan: Itu adalah tempat tandus tanpa manusia dan hewan; itu telah diserahkan ke dalam tangan orang-orang Kasdim!

Ternyata ini maksud dari Tuhan kenapa Ia meminta Yeremia untuk membeli tanah yang tidak menguntungkan itu.
Agar hal itu menjadi bukti iman dari janji Tuhan klu Ia akan memulihkan tanah yang tidak menguntungkan itu, tanah yang tandus itu akan menjadi tanah yang layak untuk diperjual belikan kembali.

Hal ini mengingatkan sya akan bagaimana harusnya hati saya saat saya berdoa seperti di Markus 11:24, bahwa _”apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa KAMU TELAH menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.”

Seperti segerombolan orang yang berdoa agar diturunkan hujan, tapi hanya seorang saja yang berdoa sambil membawa payung

Dari Firman Tuhan ini saya belajar :

  1. Janji Tuhan itu pasti, meskipun saat ini apa yang Ia mau untuk saya lakukan kelihatan tidak menguntungkan buat saya, tapi ada hadiah yang Tuhan sediakan buat saya yang jauh lebih berharga dr keuntungan yang saya perhitungkan.
  2. Belajar dr Yeremia, bahwa keputusannya untuk membeli tanah itu selain dr perintah Tuhan, tp itu juga untuk mengasihi anak pamannya ini yang kemungkinan sedang kekurangan. Sayapun mau belajar untuk mengasihi orang meskipun harus rugi secara dunia.
  3. Ketika saya mau sesuatu dr Tuhan saya harus punya hati /menyiapkan hati yang senantiasa/sudah bersukacita seakan-akan permintaan saya sudah dikabulkan sambil menunggu benar-benar Tuhan ijinkan terjadi.

Palopo, 02-07-2020

Yeremia 31

Yeremia 31:3
Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.

Yeremia 31:20
Anak kesayangankah gerangan Efraim bagi-Ku atau anak kesukaan? Sebab setiap kali Aku menghardik dia, tak putus-putusnya Aku terkenang kepadanya; sebab itu hati-Ku terharu terhadap dia; tak dapat tidak Aku akan menyayanginya, demikianlah firman TUHAN.

I feel love in the air.
2 ayat ini menggambarkan bagaimana hati dan perasaan Tuhan kepada bangsa Israel yang sudah ia pilihkan. Tuhan punya kasih yang kekal kepada mereka yang artinya nggak ada akhirnya, sepanjang masa. Meskipun kadang mereka harus dihardik/dihukum krn tingkah laku mereka yang menyakiti hati Tuhan, tapi didalam masa penghukuman itu, Tuhan tetap mengasihi mereka.

Yeremia 31:33-34
Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.”

Dan inilah kasih yang kekal itu bahwa Allah lewat anaknya Tuhan Yesus telah memateraikan dengan darahNya, umat pilihanNya dan Allah yang kudus dalam perjanjian/kontrak yang baru.
Bukan lagi fokus pada peraturan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan manusia agar layak jadi umat Tuhan, krn semua manusia sudah gagal dalam hal itu.
Tapi kali ini Tuhan lewat Roh KudusNya yang ada dalam diri kita masing-masing yang akan menuntun kita untuk lebih mengenal Tuhan terlebih dahulu agar jika saat itu tiba maka setiap salah dan dosa kita akan diampuni. Pertobatan dan Baptisan.

Dari Firman Tuhan ini;

  1. Saya sedih lihat hati Tuhan yang begitu setianya didepan bangsa yang tidak pernah sekalipun setia sama Tuhannya. Dari sinilah saya bisa belajar yang namanya kasih yang tulus yang tidak bisa dipengaruhi oleh tingkah laku orang yang saya putuskan untuk saya kasihi.
  2. Tuhan tau saya akan gagal untuk bs memahami Tuhan sepenuhnya jika saya mengandalkan kekuatan dan hikmat saya sendiri, oleh karena itu Tuhan sendiri yang menyediakan penolong buat saya bisa mengerti Tuhan dengan benar, yaitu Roh Kudusnya. So saya harus terus pakai itu dalam setiap kesempatan buat saya mencari Tuhan. Not what I can do, but what Spirit can do.

Palopo, 01 Juli 2020

Yeremia 30

Yeremia 30:8-9
Maka pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan mematahkan kuk dari tengkuk mereka dan memutuskan tali-tali pengikat mereka, dan mereka tidak akan mengabdi lagi kepada orang-orang asing. Mereka akan mengabdi kepada TUHAN, Allah mereka, dan kepada Daud, raja mereka, yang akan Kubangkitkan bagi mereka.

Ini adalah janji Tuhan kepada Yehuda tentang masa pembebasan mereka dari tanah pembuangan, Babel. Tuhan sendiri yang akan mematahkan kuk perbudakan itu sehingga mereka tidak lagi membawa kuk itu. Hal itu membatasi dan mengekang mereka padahal Tuhan pengen mereka bebas.
Persamaan inipun sama ketika mereka memperhambakan diri dengan allah lain, ketika itu terjadi, mereka sedang memasang kuk kedalam diri mereka, itulah alasan kenapa Tuhan sedih melihat keadaan itu. Krn ketika mereka bs mengabdi sama Tuhan saja, mereka bisa bebas krn kuk yg akan mereka pasang adalah kuk seorang raja yg ringan (Matius 11:29:30)

Yeremia 30:15-16
Mengapakah engkau berteriak karena penyakitmu, karena kepedihanmu sangat payah? Karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar, maka Aku telah melakukan semuanya ini kepadamu. Tetapi semua orang yang menelan engkau akan tertelan, dan semua lawanmu akan masuk ke dalam tawanan; orang-orang yang merampok engkau akan menjadi rampokan, dan semua orang yang menjarah engkau akan Kubuat menjadi jarahan.

Tuhan punya hak eksklusif buat bangsa yang Ia pilih, ketika bangsa itu melakukan kesalahan, hanya Tuhan yang berhak menghukum, sedangkan ketika ada pihak lain yang menghukum maka pihak yang tidak berhak itupun akan mendapat hukuman yang lebih berat dr sang empunya.

Dari Firman Tuhan ini;

  1. Saya jadi mengerti bagaimana keputusan saya sendiri yang membuat saya terkekang, kemana hati saya terfokus, ketempat itu pulalah saya merantaikan (kuk) diri. Tuhan udah sediakan kuk yang jauh lebih ringan krn saya dan Dia mengangkatnya bareng-bareng, berbeda dengan kuk yang lain. Maka dari itu Tuhan mau supaya saya hanya terfokus padaNya.
  2. I feel more secure and eksklusif. Why? Krn sya miliknya Tuhan. Meskipun kadang saya salah, tapi hanya Tuhan yang berhak buat menghukum saya. Saat ada orang lain yang berani menghukum saya, maka Tuhan pasti membela saya dan menghukum orang lain itu dengan lebih lagi. Seperti bapak saya saat tau saya salah maka ia tidak menginjinkan orang lain buat memukul saya, sampai dirumah br saya dipukulnya😅.

Yeremia 29

Yeremia 29:5-7
Dirikanlah rumah untuk kamu diami; buatlah kebun untuk kamu nikmati hasilnya; ambillah isteri untuk memperanakkan anak laki-laki dan perempuan; ambilkanlah isteri bagi anakmu laki-laki dan carikanlah suami bagi anakmu perempuan, supaya mereka melahirkan anak laki-laki dan perempuan, agar di sana kamu bertambah banyak dan jangan berkurang! Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.

Ini adalah Firman Tuhan yang disampaikan kepada orang Yehuda yg jd buangan di Babel dengan tujuan untuk memberi mereka pengharapan ditengah kesukaran yang mereka jalani.
Tuhan mau agar supaya mereka tetap hidup dengan baik, jangan berputus asa dan berpaling mendengarkan nabi-nabi palsu selama ditanah buangan, bahkan dibalik Firman itu terdapat janji klu mereka tidak akan berkurang, justru malah bertambah. Selama mereka tetap bisa bangun hubungan yang dalam dengan Tuhan lewat doa – doa mereka.

Yeremia 29:11-14
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu.

70 tahun bukanlah waktu yang singkat buat menantikan sebuah pemenuhan janji, klupun saya ada dimasa itu mungkin saya bisa bilang klu bukan saya yg akan menikmati janji itu, tapi keturunan setelah saya. Dan sebagai manusia, tentulah butuh jaminan akan hal ini, tapi buat mereka, apa yang Yeremia sampaikan tidak mereka percayai bahkan makin membuat mereka menilai Yeremia sebagai orang gila.

Mereka tidak bisa mengerti bagaimana keadaan mereka yang sulit juga termasuk kedalam rancangan Tuhan yang pada akhirnya nanti akan mendatangkan hal baik buat mereka. How about me?

Dari Firman Tuhan ini saya belajar :

  1. Keadaan saya bukanlah faktor yang mempengaruhi relasi saya dengan Tuhan, konsistensi saya dengan Tuhan barulah bs terukur saat saya diperhadapkan dengan situasi yang tidak biasa/tidak nyaman.
  2. Dimanapun dan kapanpun saya harus tetap lakukan yang terbaik seperti di Kolose 3:23, krn muaranya adalah untuk memuliakan Tuhan.
  3. Tetap bersetia. Tuhan punya rancangan yang perfectly absolute, meskipun saat ini apa yang saya dapati tidaklah sebaik yang saya bayangkan tp saya harus tetap percaya klu rencana Tuhan belum selesai dalam perjalanan hidup saya. Masih banyak hal luar biasa yang menanti saya.

Palopo, 29-06-2020

Yeremia 28

Yeremia 28:5-6
Lalu berkatalah nabi Yeremia kepada nabi Hananya di depan mata imam-imam dan di depan mata seluruh rakyat yang berdiri di rumah TUHAN itu, kata nabi Yeremia: “Amin! Moga-moga TUHAN berbuat demikian! Moga-moga TUHAN menepati perkataan-perkataan yang kaunubuatkan itu dengan dikembalikannya perkakas-perkakas rumah TUHAN dan semua orang buangan itu dari Babel ke tempat ini.

Ini adalah respon dari nabi Yeremia setelah mendengar seorang nabi yang menubuatkan yang dusta tentang Tuhan tentang bagaimana Yehuda akan terhindar dr Babel.

Dia nggak langsung bilang itu salah, malah mendoakan semoga hal itu memang akan terjadi tentang kesejahteraan bangsanya. Krn iapun berharap yg demikian kpd bangsa yang dikasihinya ini.

Yeremia 28:7-9
Hanya, dengarkanlah hendaknya perkataan yang akan kukatakan ke telingamu dan ke telinga seluruh rakyat ini: Nabi-nabi yang ada sebelum aku dan sebelum engkau dari dahulu kala telah bernubuat kepada banyak negeri dan terhadap kerajaan-kerajaan yang besar tentang perang dan malapetaka dan penyakit sampar. Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.”

Meskipun punya pengharapan yang sama, tapi Yeremia mau kembali merujuk pada Firman Tuhan, ia mau membawa akal dan pikirannya untuk lebih percaya akan histori dan pola yang ia tau tentang bagaimana cara Tuhan menyampaikan pesannya dr waktu ke waktu. Dan inilah wisdom dr Tuhan yang hanya orang yang dekat dengan Tuhan saja yang mengerti akan ini.

Dari Firman Tuhan ini saya belajar :

  1. Bagaimana menegur orang lain sama seperti Yeremia, yaitu dengan kasih (why : krn membawa Tuhan diantara mereka). Sayapun harus membiasakan diri dengan respon seperti ini agar tujuan Tuhanlah yang tercapai, bukan tujuan saya.
  2. Bahwa wisdom dr Tuhan itu adalah ketika saya bisa mengenal pola-polanya Tuhan dalam bergaul dengan manusia. Tuhan itu kudus, saya tidak, jadi buat saya bisa dekat ma Tuhan saya harus dikuduskan, menjauh dr dosa dengan konsekwensinya sendiri, lakukan perbuatan Allah, dll.
  3. Hal itu tidak mungkin saya peroleh gt aja, saya harus menghabiskan lebih banyak waktu lagi bergaul bersama Tuhan agar terbiasa dengan pola-pola itu.

Yeremia 27

Yeremia 27:5-8
Akulah yang menjadikan bumi, manusia dan hewan yang ada di atas muka bumi dengan kekuatan-Ku yang besar dan dengan lengan-Ku yang terentang, dan Aku memberikannya kepada orang yang benar di mata-Ku. Dan sekarang, Aku menyerahkan segala negeri ini ke dalam tangan hamba-Ku, yakni Nebukadnezar, raja Babel; juga binatang di padang telah Kuserahkan supaya tunduk kepadanya. Segala bangsa akan takluk kepadanya dan kepada anaknya dan kepada cucunya, sampai saatnya juga tiba bagi negerinya sendiri, maka banyak bangsa dan raja-raja yang besar akan menaklukkannya. Tetapi bangsa dan kerajaan yang tidak mau takluk kepada Nebukadnezar, raja Babel, dan yang tidak mau menyerahkan tengkuknya ke bawah kuk raja Babel, maka bangsa itu akan Kuhukum dengan pedang, kelaparan dan penyakit sampar, demikianlah firman TUHAN, sampai mereka Kuserahkan ke dalam tangannya.

Ini adalah Firman yang harus Yeremia sampaikan kepada semua raja-raja yang negerinya akan ditaklukkan oleh babel. Dan sekali lagi Tuhan memberikan pilihan kepada mereka.

Obey dengan Firman Tuhan = mau takluk kepada Babel = masuk kedalam pembuangan = tidak nyaman tapi akan hidup dan dipulihkan.

Tidak obey = tidak mau takluk kepada Babel = bertahan/melarikan diri = kemungkinan bebas (menurut perhitungan mereka) tapi pedang/perang, akan kelaparan, atau sampar akan mendatangi mereka yg intinya mereka akan musnah.

Dari Firman Tuhan ini,

  1. Saya makin bisa melihat bahwa didalam rencana Tuhan yang berkuasa akan segala sesuatu, “semua ada masanya”. Sebagai orang percaya saya harus yakin akan itu dan terus beriman kepada Tuhan sambil terus mencariNya, mendekat kepadaNya.
  2. Saya mau belajar untuk tau rencana Tuhan lebih lagi dan mau untuk ikuti itu walaupun dalam prosesnya kelihatan tidak masuk akal dengan percaya klu rancangan Tuhan jauh diatas nalar saya.
  3. Tuhan selalu kasih saya pilihan dengan konsekwensi yang melekat didalamnya, saya harus belajar berhikmat untuk pilih yang baik dari Tuhan bukan yang tidak.

Yeremia 26

Yeremia 26:2-3
Beginilah firman TUHAN: “Berdirilah di pelataran rumah TUHAN dan katakanlah kepada penduduk segala kota Yehuda, yang datang untuk sujud di rumah TUHAN, segala firman yang Kuperintahkan untuk kaukatakan kepada mereka. Janganlah kaukurangi sepatah katapun! Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.

Sekali lagi Yeremia diperhadapkan dengan situasi yang sulit, ia diminta untuk membuat bangsa ini berbalik dengan nubuatan tentang rumah Tuhan yang akan runtuh dan kota yang akan dikutuk.
Bisa aja dia hanya menyampaikan buat berbalik saja, tanpa embel2 tentang kehancuran sana sini.

Tapi yang yeremia lakukan adalah ia menyampaikan semuanya tanpa terkecuali dengan konsekwensi nyawanya terancam oleh imam2 yang sedang lupa dengan Tuhan.

Yeremia 26:14
Tetapi aku ini, sesungguhnya, aku ada di tanganmu, perbuatlah kepadaku apa yang baik dan benar di matamu.

Wow bisa yah punya iman seperti ini, udah diperhadapkan dengan hukuman mati tapi tetap tidak memberontak, ia malah terus ingatin orang2 ini buat nggak lakuin kesalahan lagi dan makin jauh dr Tuhan.

Hal lain yang saya liat juga disini ternyata memang masih ada tua-tua yang mengingat banyak nubuatan nabi sebelum nabi Yeremia tentang kehancuran Yerusalem tapi toh nggak berubah jg.
Itulah kenapa Tuhan bilang klu mereka sangat bebal, udah tau tapi nggak ngerespon sesuai iman mereka atau setidaknya sesuai pengetahuan mereka.

Dari Firman Tuhan ini ;

  1. Saya belajar untuk melihat keberanian Yeremia untuk tidak kompromi dengan keadaan sekitar apalagi dirinya saat nyampaikan kebenaran Firman Tuhan yg utama kemudian tentang peraturan dunia/negara.
  2. Saya belajar dr Yeremia bagaimana punya visi yang jelas dalam segala keadaan saya yaitu bukan fokus pada apa yang akan terjadi pada diri sendiri tapi apa yang Tuhan mau untuk saya lakukan.
  3. Saya mau terus merenungkan Firman Tuhan dan lakukan apa yang Tuhan mau dalam hidup saya, tidak hanya sebatas angin lalu/sebatas tau gt aja seperti para tua-tua diatas.

Palopp, 26-04-2020

Yeremia 25

Yeremia 25:15-16
Beginilah firman TUHAN, Allah Israel, kepadaku: “Ambillah dari tangan-Ku piala berisi anggur kehangatan amarah ini dan minumkanlah isinya kepada segala bangsa yang kepadanya Aku mengutus engkau, supaya mereka minum, menjadi terhuyung-huyung dan bingung karena pedang yang hendak Kukirimkan ke antaranya.

Pas baca ayat ini, saya langsung teringat dengan doa Tuhan Yesus di taman getsemani, bagaimana Ia berdoa agar cawan yang harus Ia minum klu bisa berlalu daripadaNya.

Awalnya saya mengira bahwa cawan ini adalah perwujudan dr penderitaan yang akan Tuhan Yesus jalani.
Tapi setelah baca Yeremia ini, saya baru mengerti kenapa Tuhan begitu ketakutan (bukan hanya secara fisik) tapi krn lebih kepada Yesus tau klu Ia meminum itu berarti murka Allah kepada semua manusia sekarang hanya mengarah kepadaNya.

Dari Firman Tuhan ini saya makin bersyukur punya Yesus yang mau pasang badan buat saya. Harusnya saya yang menjadi sasaran murka Allah karena dosa saya, harusnya saya yang jadi sasaran pedang-pedang penderitaan itu. Tapi Tuhan Yesus mau meminumnya buat saya, agar saya selamat dan terhindar dari itu.

Thank you Jesus for what You did for me😭🙏🏻

Palopo, 25-06-2020