Yohanes 21

Surat terakhir dari rasul Yohanes ini menceritakan bagaimana Tuhan Yesus menampakkan dirinya lg kepada murid2Nya.

Yohanes 21:12-14
Kata Yesus kepada mereka: “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: “Siapakah Engkau?” Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan. Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu. Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.

Pertanyaan yg muncul dalam benak saya pas baca bagian ini,

  1. Kenapa Tuhan Yesus harus menampakkan diriNya berulang kali ?
  2. Kenapa murid2Nya tidk bertanya tapi bisa yakin klu itu Tuhan?

Jawabannya:

  1. Karena Tuhan tahu bagaimana kelemahan manusia termasuk saya dan kamu, kita gampang lupa dan kehilangan iman hanya krn dunia (mulai sibuk dengan kerjaan/merekapun mulai sibuk menjala ikan lg), itulah kenapa Tuhan 3 x berturut2 mengingatkan mereka akan iman dan pekerjaan yang mereka harus lakukan. Yesus mengajari kita bagaimana membimbing orang, dan pentingnya dibimbing, untuk terus diingatkan akan panggilan kita sebagai murid.
  2. Kenapa tanpa bertanya bereka bisa yakin bahwa itu Tuhan! Karena mereka mengenal Tuhan Yesus, klu dia Tuhan ia akan melakukan ini dan itu, itu cukup membuktikan bahwa dia Tuhan tanpa perlu memperkenalkan diri sebagai Tuhan. Saya dan kamupun harusnya punya feeling seperti murid2 ini yang bs akrab dengan sifat-sifat Tuhan, tentunya dengan personal relationship yang deep dengan Tuhan (konsisten berkomunikasi dengan doa dan baca firman).
    Belajar dr Tuhan Yesus sebagai Tuhan ia tidak perlu memperkenalkan diri sebagai Tuhan, cukup lakukan hal-hal yang harusnya dilakukan oleh Tuhan, dengn begitu muridnyapun bisa sadar dan tau klu Dialah itu. Sebagai muridNya, sayapun harusnya tidak perlu memperkenalkan diri saya sebagai seorang murid kepada orang lain, saya cukup lakukan hal-hal yang seharusnya seorang murid Tuhan lakukan di hadapan orang lain.

Yohanes 21:20
Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?”

Wow pada bagian ini Yohanes menggunakan kata ganti orang ketiga sebagai “murid yang dikasihi Yesus” untuk menggambarkan dirinya dalam kejadian itu. Dia bisa punya iman yang begitu yakin bahwa ia begitu dikasihi oleh Tuhan. Saya diyakinkan kembali bahwa harusnya keyakinan seperti itulah yang saya miliki sebagai murid Yesus. Harusnya itu yang membuat saya selalu bisa percaya diri (be confidence as disciple of God).

Palopo, 20-01-2021
Have a great day
You are beloved one

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *