Yeremia 30

Yeremia 30:8-9
Maka pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan mematahkan kuk dari tengkuk mereka dan memutuskan tali-tali pengikat mereka, dan mereka tidak akan mengabdi lagi kepada orang-orang asing. Mereka akan mengabdi kepada TUHAN, Allah mereka, dan kepada Daud, raja mereka, yang akan Kubangkitkan bagi mereka.

Ini adalah janji Tuhan kepada Yehuda tentang masa pembebasan mereka dari tanah pembuangan, Babel. Tuhan sendiri yang akan mematahkan kuk perbudakan itu sehingga mereka tidak lagi membawa kuk itu. Hal itu membatasi dan mengekang mereka padahal Tuhan pengen mereka bebas.
Persamaan inipun sama ketika mereka memperhambakan diri dengan allah lain, ketika itu terjadi, mereka sedang memasang kuk kedalam diri mereka, itulah alasan kenapa Tuhan sedih melihat keadaan itu. Krn ketika mereka bs mengabdi sama Tuhan saja, mereka bisa bebas krn kuk yg akan mereka pasang adalah kuk seorang raja yg ringan (Matius 11:29:30)

Yeremia 30:15-16
Mengapakah engkau berteriak karena penyakitmu, karena kepedihanmu sangat payah? Karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar, maka Aku telah melakukan semuanya ini kepadamu. Tetapi semua orang yang menelan engkau akan tertelan, dan semua lawanmu akan masuk ke dalam tawanan; orang-orang yang merampok engkau akan menjadi rampokan, dan semua orang yang menjarah engkau akan Kubuat menjadi jarahan.

Tuhan punya hak eksklusif buat bangsa yang Ia pilih, ketika bangsa itu melakukan kesalahan, hanya Tuhan yang berhak menghukum, sedangkan ketika ada pihak lain yang menghukum maka pihak yang tidak berhak itupun akan mendapat hukuman yang lebih berat dr sang empunya.

Dari Firman Tuhan ini;

  1. Saya jadi mengerti bagaimana keputusan saya sendiri yang membuat saya terkekang, kemana hati saya terfokus, ketempat itu pulalah saya merantaikan (kuk) diri. Tuhan udah sediakan kuk yang jauh lebih ringan krn saya dan Dia mengangkatnya bareng-bareng, berbeda dengan kuk yang lain. Maka dari itu Tuhan mau supaya saya hanya terfokus padaNya.
  2. I feel more secure and eksklusif. Why? Krn sya miliknya Tuhan. Meskipun kadang saya salah, tapi hanya Tuhan yang berhak buat menghukum saya. Saat ada orang lain yang berani menghukum saya, maka Tuhan pasti membela saya dan menghukum orang lain itu dengan lebih lagi. Seperti bapak saya saat tau saya salah maka ia tidak menginjinkan orang lain buat memukul saya, sampai dirumah br saya dipukulnya😅.

Yeremia 29

Yeremia 29:5-7
Dirikanlah rumah untuk kamu diami; buatlah kebun untuk kamu nikmati hasilnya; ambillah isteri untuk memperanakkan anak laki-laki dan perempuan; ambilkanlah isteri bagi anakmu laki-laki dan carikanlah suami bagi anakmu perempuan, supaya mereka melahirkan anak laki-laki dan perempuan, agar di sana kamu bertambah banyak dan jangan berkurang! Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.

Ini adalah Firman Tuhan yang disampaikan kepada orang Yehuda yg jd buangan di Babel dengan tujuan untuk memberi mereka pengharapan ditengah kesukaran yang mereka jalani.
Tuhan mau agar supaya mereka tetap hidup dengan baik, jangan berputus asa dan berpaling mendengarkan nabi-nabi palsu selama ditanah buangan, bahkan dibalik Firman itu terdapat janji klu mereka tidak akan berkurang, justru malah bertambah. Selama mereka tetap bisa bangun hubungan yang dalam dengan Tuhan lewat doa – doa mereka.

Yeremia 29:11-14
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu.

70 tahun bukanlah waktu yang singkat buat menantikan sebuah pemenuhan janji, klupun saya ada dimasa itu mungkin saya bisa bilang klu bukan saya yg akan menikmati janji itu, tapi keturunan setelah saya. Dan sebagai manusia, tentulah butuh jaminan akan hal ini, tapi buat mereka, apa yang Yeremia sampaikan tidak mereka percayai bahkan makin membuat mereka menilai Yeremia sebagai orang gila.

Mereka tidak bisa mengerti bagaimana keadaan mereka yang sulit juga termasuk kedalam rancangan Tuhan yang pada akhirnya nanti akan mendatangkan hal baik buat mereka. How about me?

Dari Firman Tuhan ini saya belajar :

  1. Keadaan saya bukanlah faktor yang mempengaruhi relasi saya dengan Tuhan, konsistensi saya dengan Tuhan barulah bs terukur saat saya diperhadapkan dengan situasi yang tidak biasa/tidak nyaman.
  2. Dimanapun dan kapanpun saya harus tetap lakukan yang terbaik seperti di Kolose 3:23, krn muaranya adalah untuk memuliakan Tuhan.
  3. Tetap bersetia. Tuhan punya rancangan yang perfectly absolute, meskipun saat ini apa yang saya dapati tidaklah sebaik yang saya bayangkan tp saya harus tetap percaya klu rencana Tuhan belum selesai dalam perjalanan hidup saya. Masih banyak hal luar biasa yang menanti saya.

Palopo, 29-06-2020

Yeremia 28

Yeremia 28:5-6
Lalu berkatalah nabi Yeremia kepada nabi Hananya di depan mata imam-imam dan di depan mata seluruh rakyat yang berdiri di rumah TUHAN itu, kata nabi Yeremia: “Amin! Moga-moga TUHAN berbuat demikian! Moga-moga TUHAN menepati perkataan-perkataan yang kaunubuatkan itu dengan dikembalikannya perkakas-perkakas rumah TUHAN dan semua orang buangan itu dari Babel ke tempat ini.

Ini adalah respon dari nabi Yeremia setelah mendengar seorang nabi yang menubuatkan yang dusta tentang Tuhan tentang bagaimana Yehuda akan terhindar dr Babel.

Dia nggak langsung bilang itu salah, malah mendoakan semoga hal itu memang akan terjadi tentang kesejahteraan bangsanya. Krn iapun berharap yg demikian kpd bangsa yang dikasihinya ini.

Yeremia 28:7-9
Hanya, dengarkanlah hendaknya perkataan yang akan kukatakan ke telingamu dan ke telinga seluruh rakyat ini: Nabi-nabi yang ada sebelum aku dan sebelum engkau dari dahulu kala telah bernubuat kepada banyak negeri dan terhadap kerajaan-kerajaan yang besar tentang perang dan malapetaka dan penyakit sampar. Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.”

Meskipun punya pengharapan yang sama, tapi Yeremia mau kembali merujuk pada Firman Tuhan, ia mau membawa akal dan pikirannya untuk lebih percaya akan histori dan pola yang ia tau tentang bagaimana cara Tuhan menyampaikan pesannya dr waktu ke waktu. Dan inilah wisdom dr Tuhan yang hanya orang yang dekat dengan Tuhan saja yang mengerti akan ini.

Dari Firman Tuhan ini saya belajar :

  1. Bagaimana menegur orang lain sama seperti Yeremia, yaitu dengan kasih (why : krn membawa Tuhan diantara mereka). Sayapun harus membiasakan diri dengan respon seperti ini agar tujuan Tuhanlah yang tercapai, bukan tujuan saya.
  2. Bahwa wisdom dr Tuhan itu adalah ketika saya bisa mengenal pola-polanya Tuhan dalam bergaul dengan manusia. Tuhan itu kudus, saya tidak, jadi buat saya bisa dekat ma Tuhan saya harus dikuduskan, menjauh dr dosa dengan konsekwensinya sendiri, lakukan perbuatan Allah, dll.
  3. Hal itu tidak mungkin saya peroleh gt aja, saya harus menghabiskan lebih banyak waktu lagi bergaul bersama Tuhan agar terbiasa dengan pola-pola itu.

Yeremia 27

Yeremia 27:5-8
Akulah yang menjadikan bumi, manusia dan hewan yang ada di atas muka bumi dengan kekuatan-Ku yang besar dan dengan lengan-Ku yang terentang, dan Aku memberikannya kepada orang yang benar di mata-Ku. Dan sekarang, Aku menyerahkan segala negeri ini ke dalam tangan hamba-Ku, yakni Nebukadnezar, raja Babel; juga binatang di padang telah Kuserahkan supaya tunduk kepadanya. Segala bangsa akan takluk kepadanya dan kepada anaknya dan kepada cucunya, sampai saatnya juga tiba bagi negerinya sendiri, maka banyak bangsa dan raja-raja yang besar akan menaklukkannya. Tetapi bangsa dan kerajaan yang tidak mau takluk kepada Nebukadnezar, raja Babel, dan yang tidak mau menyerahkan tengkuknya ke bawah kuk raja Babel, maka bangsa itu akan Kuhukum dengan pedang, kelaparan dan penyakit sampar, demikianlah firman TUHAN, sampai mereka Kuserahkan ke dalam tangannya.

Ini adalah Firman yang harus Yeremia sampaikan kepada semua raja-raja yang negerinya akan ditaklukkan oleh babel. Dan sekali lagi Tuhan memberikan pilihan kepada mereka.

Obey dengan Firman Tuhan = mau takluk kepada Babel = masuk kedalam pembuangan = tidak nyaman tapi akan hidup dan dipulihkan.

Tidak obey = tidak mau takluk kepada Babel = bertahan/melarikan diri = kemungkinan bebas (menurut perhitungan mereka) tapi pedang/perang, akan kelaparan, atau sampar akan mendatangi mereka yg intinya mereka akan musnah.

Dari Firman Tuhan ini,

  1. Saya makin bisa melihat bahwa didalam rencana Tuhan yang berkuasa akan segala sesuatu, “semua ada masanya”. Sebagai orang percaya saya harus yakin akan itu dan terus beriman kepada Tuhan sambil terus mencariNya, mendekat kepadaNya.
  2. Saya mau belajar untuk tau rencana Tuhan lebih lagi dan mau untuk ikuti itu walaupun dalam prosesnya kelihatan tidak masuk akal dengan percaya klu rancangan Tuhan jauh diatas nalar saya.
  3. Tuhan selalu kasih saya pilihan dengan konsekwensi yang melekat didalamnya, saya harus belajar berhikmat untuk pilih yang baik dari Tuhan bukan yang tidak.

Yeremia 26

Yeremia 26:2-3
Beginilah firman TUHAN: “Berdirilah di pelataran rumah TUHAN dan katakanlah kepada penduduk segala kota Yehuda, yang datang untuk sujud di rumah TUHAN, segala firman yang Kuperintahkan untuk kaukatakan kepada mereka. Janganlah kaukurangi sepatah katapun! Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.

Sekali lagi Yeremia diperhadapkan dengan situasi yang sulit, ia diminta untuk membuat bangsa ini berbalik dengan nubuatan tentang rumah Tuhan yang akan runtuh dan kota yang akan dikutuk.
Bisa aja dia hanya menyampaikan buat berbalik saja, tanpa embel2 tentang kehancuran sana sini.

Tapi yang yeremia lakukan adalah ia menyampaikan semuanya tanpa terkecuali dengan konsekwensi nyawanya terancam oleh imam2 yang sedang lupa dengan Tuhan.

Yeremia 26:14
Tetapi aku ini, sesungguhnya, aku ada di tanganmu, perbuatlah kepadaku apa yang baik dan benar di matamu.

Wow bisa yah punya iman seperti ini, udah diperhadapkan dengan hukuman mati tapi tetap tidak memberontak, ia malah terus ingatin orang2 ini buat nggak lakuin kesalahan lagi dan makin jauh dr Tuhan.

Hal lain yang saya liat juga disini ternyata memang masih ada tua-tua yang mengingat banyak nubuatan nabi sebelum nabi Yeremia tentang kehancuran Yerusalem tapi toh nggak berubah jg.
Itulah kenapa Tuhan bilang klu mereka sangat bebal, udah tau tapi nggak ngerespon sesuai iman mereka atau setidaknya sesuai pengetahuan mereka.

Dari Firman Tuhan ini ;

  1. Saya belajar untuk melihat keberanian Yeremia untuk tidak kompromi dengan keadaan sekitar apalagi dirinya saat nyampaikan kebenaran Firman Tuhan yg utama kemudian tentang peraturan dunia/negara.
  2. Saya belajar dr Yeremia bagaimana punya visi yang jelas dalam segala keadaan saya yaitu bukan fokus pada apa yang akan terjadi pada diri sendiri tapi apa yang Tuhan mau untuk saya lakukan.
  3. Saya mau terus merenungkan Firman Tuhan dan lakukan apa yang Tuhan mau dalam hidup saya, tidak hanya sebatas angin lalu/sebatas tau gt aja seperti para tua-tua diatas.

Palopp, 26-04-2020

Yeremia 25

Yeremia 25:15-16
Beginilah firman TUHAN, Allah Israel, kepadaku: “Ambillah dari tangan-Ku piala berisi anggur kehangatan amarah ini dan minumkanlah isinya kepada segala bangsa yang kepadanya Aku mengutus engkau, supaya mereka minum, menjadi terhuyung-huyung dan bingung karena pedang yang hendak Kukirimkan ke antaranya.

Pas baca ayat ini, saya langsung teringat dengan doa Tuhan Yesus di taman getsemani, bagaimana Ia berdoa agar cawan yang harus Ia minum klu bisa berlalu daripadaNya.

Awalnya saya mengira bahwa cawan ini adalah perwujudan dr penderitaan yang akan Tuhan Yesus jalani.
Tapi setelah baca Yeremia ini, saya baru mengerti kenapa Tuhan begitu ketakutan (bukan hanya secara fisik) tapi krn lebih kepada Yesus tau klu Ia meminum itu berarti murka Allah kepada semua manusia sekarang hanya mengarah kepadaNya.

Dari Firman Tuhan ini saya makin bersyukur punya Yesus yang mau pasang badan buat saya. Harusnya saya yang menjadi sasaran murka Allah karena dosa saya, harusnya saya yang jadi sasaran pedang-pedang penderitaan itu. Tapi Tuhan Yesus mau meminumnya buat saya, agar saya selamat dan terhindar dari itu.

Thank you Jesus for what You did for me😭🙏🏻

Palopo, 25-06-2020

Yeremia 24

Yeremia 24:5-7
Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sama seperti buah ara yang baik ini, demikianlah Aku akan memperhatikan untuk kebaikannya orang-orang Yehuda yang Kubawa dari tempat ini ke dalam pembuangan, ke negeri orang-orang Kasdim. Maka Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kebaikan mereka, dan Aku akan membawa mereka kembali ke negeri ini. Aku akan membangun mereka, bukan meruntuhkannya; Aku akan menanam, bukan mencabutnya. Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap hatinya.

Setiap orang dari bangsa Yehuda yang tidak mau mendengarkan Tuhan akhirnya Tuhan jebloskan kepembuangan di Babel. Terdengar klu Tuhan sangat marah kepada bangsa ini. Tapi dari ayat ini malah bukan seperti itu, mereka yang meskipun tidak dengar apa yang Tuhan mau, tetap Tuhan jaga selama mereka mau jalani konsekwensi yang Tuhan sudah sediakan. Malahan meskipun harus menunggu 70 tahun dipembuangan tp setelah itu Tuhan menjanjikan akan membentuk mereka kembali dengan hati yang lebih bs mengenal Tuhan.

Berbeda dengan raja Zedekia, yang malah tidak mau menyerahkan diri ke babel sesuai janji Tuhan akan keselamatan nyawanya dan malah melarikan diri ke mesir, sangkanya dengan itu ia akan terhindar dr malapetaka yg ditanggungkan atas bangsanya. Hal itu tidak terjadi, justru merekalah yg menanggung kesengsaraan lebih dr mereka yg diangkut ke babel.

Dari Firman Tuhan ini,

  1. Saya makin yakin bahwa konsekwensi dosa yang saya perbuat itu tidak mungkin saya hindari. Bagaimanapun cara yang saya tempuh hal itu tetap akan saya hadapi, krn itulah keadilan Tuhan.
  2. Selama saya berdosa dan mau kembali kepada Tuhan, Tuhan tidak pernah menutup jalan itu, Ia selalu mau untuk saya temui, krn hati yang seperti itu Tuhan sudah simpan dalam hidup saya.
  3. Saya yakin bahwa Tuhan sangat mampu memutar roda hidup saya, Ia bisa mencabut saya tapi bisa juga menan saya kembali ditanah yang lebih baik selama saya mau mengembalikan hati untuk mendengar perintahNya.

Palopo, 24-06-2020

Yeremia 23

Yeremia 23:1-2
“Celakalah para gembala yang membiarkan kambing domba gembalaan-Ku hilang dan terserak!” demikianlah firman TUHAN. Sebab itu beginilah firman TUHAN, Allah Israel, terhadap para gembala yang menggembalakan bangsaku: “Kamu telah membiarkan kambing domba-Ku terserak dan tercerai-berai, dan kamu tidak menjaganya. Maka ketahuilah, Aku akan membalaskan kepadamu perbuatan-perbuatanmu yang jahat, demikianlah firman TUHAN.

Gembala, biasanya di jaman sekarang gembala sangat identik dengan pendeta tapi di ayat ini yang Tuhan maksudkan adalah raja-raja Yehuda yang tidak mampu membimbing bangsanya dengan baik sesuai Firman Tuhan sehingga rakyatnya akhirnya Tuhan cerai beraikan. Kewenangan yang Tuhan percayakan kepada mereka, malah dipakai untuk mencari keuntungan sendiri bukannya memberi contohan kepada rakyatnya. Itulah sebabnya Tuhan melihat itu sebagai kejahatan yang harus Tuhan balas/hukum.
Sekaligus jg mengingatkan buat gembala saat ini yang tidak bisa menggembalakan dengan baik akan Tuhan lihat sebagai kejahatan.

Yeremia 23:5
Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.

Tunas adil bagi Daud ini berbicara tentang Tuhan Yesus yg adalah keturunan raja yang akan memimpin kembali dan menyatukan bangsa Yehuda dan Yerusalem serta seluruh bangsa di dalam kebenaran. Dialah pusat dari keadilan dan kebenaran yang Tuhan mau, alias versi adil dan benar menurut Tuhan, bukan manusia .

Yeremia 23:28
Nabi yang beroleh mimpi, biarlah menceritakan mimpinya itu, dan nabi yang beroleh firman-Ku, biarlah menceritakan firman-Ku itu dengan benar! Apakah sangkut-paut jerami dengan gandum? demikianlah firman TUHAN.

Ayat yang selanjutnya banyak membicarakan tentang nabi palsu yang merintangi Yeremia mengabarkan kebenaran Tuhan kepada bangsa ini.
Mereka ini memiliki jabatan nabi tapi nabi yang bukan pilihan Tuhan, indikatornya : apa yang mereka sampaikan tidak berasal dr Firman dan mereka giat menguatkan hati orang yang berbuat jahat sehingga “tidak ada seorangpun yang bertobat dari kejahatannya”. Walaupun mereka giat tp mereka bukan utusan Tuhan.
Di sinipun Tuhan menjelaskan bahwa Firman Tuhan itu jauh lebih penting dari penglihatan-penglihatan yang ada dalam mimpi atau kesaksian-kesaksian tentang melihat Tuhan, krn dlm Firman Tuhan inilah terdapat semua isi hati Tuhan.

Firman Tuhan ini mengajarkan saya:

  1. Tentang Leadership, dimana sebagai pemimpin, saya punya tanggungjawab kepada Tuhan untuk membawa orang-orang yang Tuhan percayakan dekat dengan saya untuk makin giat melakukan kebenaran dan makin merasakan Tuhan, termasuk memimpin diri saya sendiri.
  2. Untuk makin giat belajar/mirroring karakter dan kharisma Tuhan Yesus sebagai Tunas Keadilan dan Kebenaran, hanya dialah penggambaran/representasi dari keadilan itu sendiri yang Bapa sediakan untuk saya mengerti tentang adil dan benar versinya Bapa.
  3. Anything based on Word of God. Tidak ada satu hikmat yang katanya datang dari Tuhan itu di luar dari Firman Tuhan. So untuk saya bisa berhikmat dalam Tuhan, satu-satunya sumber saya adalah Firman Tuhan, saya harus makin mengertiNya setiap hari.

Palopo, 23-06-2020

Yeremia 22

Yeremia 22:3-4
Beginilah firman TUHAN: Lakukanlah keadilan dan kebenaran, lepaskanlah dari tangan pemerasnya orang yang dirampas haknya, janganlah engkau menindas dan janganlah engkau memperlakukan orang asing, yatim dan janda dengan keras, dan janganlah engkau menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini! Sebab jika kamu sungguh-sungguh melakukan semuanya itu, maka melalui pintu-pintu gerbang istana ini akan berarak masuk raja-raja yang akan duduk di atas takhta Daud dengan mengendarai kereta dan kuda: mereka itu, pegawai-pegawainya dan rakyatnya.

Tuhan tanpa henti memperingatkan bangsa pilihannya ini, tp kali ini secara khusus buat raja-raja yg menahkodai mereka, supaya mereka dapat menjadi raja yang adil dan benar, agar janji Tuhan tetap berlaku buat bangsa ini tentang keturunan yg akan tetap jadi raja. Walaupun pada akhirnya selain Yosia semua rajanya tetap mencari jalannya sendiri dan keuntungan sendiri.

Yeremia 22:8-9
Dan apabila “banyak bangsa” melewati kota ini, maka mereka akan berkata seorang kepada yang lain: “Mengapakah TUHAN” melakukan seperti itu kepada kota yang besar ini? Orang akan menjawab: Oleh karena mereka telah melupakan perjanjian TUHAN, Allah mereka, dan telah sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya.”

Dalam ayat ini terdapat juga satu nubuatan bagaimana nantinya bukan hanya keturunan Israel yg akan mengenal Tuhan, tapi akan banyak bangsa lain yang mengenal Tuhan dan kemudian akan mempertanyakan apa yg jadi alasan Tuhan membuat kota sebesar Yehuda seperti itu. Mereka akan belajar dr kejadian ini untuk tidak lakukan hal yang sama.

Yeremia 22:15-16
Sangkamu rajakah engkau, jika engkau bertanding dalam hal pemakaian kayu aras? Tidakkah ayahmu makan minum juga dan beroleh kenikmatan? Tetapi ia melakukan keadilan dan kebenaran, serta mengadili perkara orang sengsara dan orang miskin dengan adil. Bukankah itu namanya mengenal Aku? demikianlah firman TUHAN.

Yoyakim menjadi raja menggantikan Yosia atas penunjukan Firaun, dan di dalamnya ada kesepakatan yg akan menguntungkan kedua belah pihak, Yoyakim menjadi raja, sedangkan Firaun akan mendapat banyak uang dr Yoyakim. Dan pada akhirnya Yoyakim memungut pajak yg tinggi kepada rakyatnya hanya untuk hidup nyaman sebagai raja dan kolega Firaun.
Inilah alasan kenapa Tuhan marah terhadap Yoyakim yg tidak mengenal Tuhan, ia hanya menganggap raja itu sebagai penguasa yg bs memiliki semuanya, bukannya sebagai perwakilan Tuhan untuk lakukan yg benar dan adil. Seperti raja Yosia.

Yeremia 22:21
Aku telah berbicara kepadamu selagi engkau sentosa, tetapi engkau berkata: “Aku tidak mau mendengarkan!” Itulah tingkah langkahmu dari sejak masa mudamu, sebab engkau tidak mau mendengarkan suara-Ku!

Bagaimana saya menghabiskan masa muda saya saat ini!
Ikuti dan dengarkan suara hati saya sendiri dan orang di sekitar saya atau mau banyak mendengarkan suara Tuhan.

Firman Tuhan kali ini banyak mengajarkan saya :

  1. Tantang Tuhan yg tidak otoriter, Tuhan selalu memberi saya pilihan, mau ikuti rencanaNya dengan hasil yang Ia sediakan atau ikuti rencana saya dengan ekspektasi hasil yang akan saya peroleh entah dr siapa selain Tuhan.
  2. Lebih baik belajar dr kesalahan orang lain drpada kesalahan sendiri.
  3. Mengenal Tuhan berarti menjadi perwakilan Tuhan untuk lakukan hal yang benar dan adil, dalam segala situasi saya, terlebih dalam pekerjaan, saya harus benar-benar bisa mengambil kebijakan yg benar sesuai aturan dan adil buat semua orang, nggak pilih-pilih, apalagi jika hanya untuk menyenangkan segelintir orang, seperti hubungan Yoyakim dan Firaun.
  4. Bahwa saya dipilih Tuhan saat masih single bukanlah suatu kebetulan, tapi kesempatan untuk saya bisa lakukan lebih banyak dr rentang umur yang lain, krn single adalah tahapan hidup yg seharusnya paling produktif. Saat-saat inilah yang paling penting untuk saya lebih banyak lg mendengarkan suara Tuhan dan lakukan.

Palopo, 22-06-2020

Yeremia 21

Yeremia 21:1-2
Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, ketika raja Zedekia mengutus Pasyhur bin Malkia dan imam Zefanya bin Maaseya kepadanya dengan pesan: “Tanyakanlah kiranya petunjuk TUHAN untuk kami, sebab Nebukadnezar, raja Babel, memerangi kami! Barangkali TUHAN mau melakukan kepada kami tepat seperti perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, sehingga Nebukadnezar mundur meninggalkan kami.”

Wahhh Pasyhur ini bukannya kepala rumah Tuhan yang sebelumnya memukul dan memasung Yeremia yah? Orang yang tidak suka dengan nubuatan Yeremia, sekarng malah dapat perintah untuk menegosiasi nubuatan itu.
Nanti nubuatannya ada di depan mereka baru mereka percaya dan mau supaya hal itu dibatalkan.

Yeremia 21:5-6&10
Aku sendiri akan berperang melawan kamu dengan tangan yang teracung, dengan lengan yang kuat, dengan murka, dengan kehangatan amarah dan dengan kegusaran yang besar. Aku akan memukul penduduk kota ini, baik manusia maupun binatang; mereka akan mati oleh penyakit sampar yang hebat….Sebab Aku telah menentang kota ini untuk mendatangkan kecelakaan dan bukan untuk mendatangkan keberuntungannya

Dan inilah respon dari Tuhan atas negosiasi yg raja Zedekia harapkan itu. Bukannya menolong mereka seperti apa yang mereka harapkan, skrng Tuhan sendiri yang akan jadi lawan mereka. Udah pasti nggak ada obatnya.

Dari firman Tuhan ini;

  1. Saya tidak mau seperti Pasyhur, yang tidak punya iman akan janji Tuhan. Sebaliknya saya mau membangun iman yg percaya meskipun penggenapan firman Tuhan belum terjadi. Karena jika nanti sudah terjadi baru percaya maka itu bukan iman lg. Krn orang yang nggak percaya Tuhanpun pasti akan percaya akan kejadian yg sudah ada di depan mata mereka.
  2. Saya mau menggali Firman Tuhan dengan lebih dalam lagi agar saya bisa mengerti setiap nubuatan dan janji Tuhan dengan tepat agar saya punya pegangan sendiri dan ketika saya sampaikan kepada orang lain itu bisa menolong mereka bukan menjerumuskan (1 Tim 4:16)

Palopo, 21-06-2020