Matius 24

Matius 24:12-14
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.

Bagian saat teduh saya kali ini banyak bercerita tentang ciri-ciri kesudahan dunia, jadi tau kelau meskipun perang besar seperti yang banyak diberitakan belakangan ini atau mungkin pandemi virus covid 19 bukanlah pertanda kesudahan dunia.
Tapi satu hal yang perlu saya waspadai setalah membaca ini adalah perubahan hati saya sendiri, bagaimana kondisi dunia memang akan perlahan membuat kasih setiap orang menjadi dingin, tidak hangat lg, himpitan masalah akan membuat setiap manusia menjadi egois dan memikirkan diri sendiri, dan bisa jadi sayapun tanpa sadar melakukan itu.

Matius 24:43-45
Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.

Dari saat teduh ini saya belajar :

  1. Don’t worry so much dengan keadaan dunia saat ini, ini belum akhirnya kok, waktu yang ada harus saya maksimalkan untuk makin melihat dan mencari, serta bergantung sama Tuhan.
  2. Untuk terus bertekun menjaga karakter dan hati saya tetap hangat/menjadi hangat kembali kepada setiap orang, jangan sampai kondisi sekitar saya mendinginkan hati saya, sebaliknya saya harus terus berusaha mempengaruhi sekitar saya dengan kasih yang saya punya.
  3. Dan berjaga-jaga, be awake, tetap terbangun dan sadar mengawasi diri saya dan sekitar saya karena waktu Tuhan datang/Tuhan panggil saya pulang saya tidak tau, bersyukur klu pas dipanggil saya lagi dalam kondisi tetap setia dengan pekerjaan-pekerjaan Allah.
  4. Tetap bersetia lakukan bagian saya sebagai murid Tuhan, tinggal dalam Firman, mengasihi, dan berbuah.

Palopo, 25-05-2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *