Ezra 3

Ezra 3

Ezra 3:2-3
Maka mulailah Yesua bin Yozadak beserta saudara-saudaranya, para imam itu, dan Zerubabel bin Sealtiel beserta saudara-saudaranya membangun mezbah Allah Israel untuk mempersembahkan korban bakaran di atasnya, sesuai dengan yang ada tertulis dalam kitab Taurat Musa, abdi Allah. Mereka mendirikan mezbah itu di tempatnya semula, sungguhpun/walaupun mereka ketakutan terhadap penduduk negeri, lalu mereka mempersembahkan di atasnya korban bakaran kepada TUHAN, korban bakaran waktu pagi dan waktu petang.

Setelah bangsa Israel keluar dari pembuangan dan kembali ke Yerusalem, butuh waktu 7 bulan bagi mereka untuk bisa mulai melakukan perintah Tuhan yg dititahkan lewat raja Persia untuk membangun kembali Rumah Tuhan.

Hal yang mereka bangun terlebih dahulu ialah Mezbah Allah untuk korban bakaran, karena mereka sadar bahwa mereka butuh didamaikan terlebih dahulu dengan Allah mereka baru setelahnya melakukan yang lain.
Walaupun dalam melakukannya bukanlah hal mudah karena ternyata mereka belum diterima baik oleh penduduk yg telah mendiamin Yerusalem selama mereka dipembuangan. Tp meskipun mereka dalam tekanan itu, luar biasanya mereka tetap lakukan pembangunan itu.

Ezra 3:10
Pada waktu dasar bait suci TUHAN diletakkan oleh tukang-tukang bangunan, maka tampillah para imam dengan memakai pakaian jabatan dan membawa nafiri, dan orang-orang Lewi, bani Asaf, dengan membawa ceracap, untuk memuji-muji TUHAN, menurut petunjuk Daud, raja Israel.

Baru pada tahun yang ke 2 mereka ada di Yerusalem, mereka berhasil meletakkan dasar bangunan rumah Allah. Butuh waktu 1,3 bulan sejak mesbah didirikan.

Dari saat teduh ini saya belajar :

  1. Setiap orang termasuk saya punya proses dan waktu yang berbeda ketika Tuhan pakai, yang perlu saya lakukan adalah taat jalani prosesnya dan terus belajar dan beriman akan hal luar biasa yang Tuhan sedang bentuk dalam diri/hidup saya.
  2. Berdamai dengan Tuhan adalah hal yang utama sebelum saya melakukan yang lain, menjaga kekudusan, punya hubungan personal dengan Tuhan adalah modal utama sebelum saya berusaha membangun hubungan dengan orang lain.
  3. Tetap obey lakukan apa yang bs membuat Tuhan senang, meskipun tidak mendapat respon yang baik dari sekitar saya.

Makassar, 04-01-2020
Happy Saturday morning
N ganbatte kudasai ne💪🏻

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *