Ezra 4

Ezra 4:1-4
Ketika lawan orang Yehuda dan Benyamin mendengar, bahwa orang-orang yang pulang dari pembuangan itu sedang membangun bait suci bagi TUHAN, Allah Israel, maka mereka mendekati Zerubabel serta para kepala kaum keluarga dan berkata kepada mereka: “Biarlah kami turut membangun bersama-sama dengan kamu, karena kamipun berbakti kepada Allahmu sama seperti kamu; lagipula kami selalu mempersembahkan korban kepada-Nya sejak zaman Esar-Hadon, raja Asyur, yang memindahkan kami ke mari.” Tetapi Zerubabel, Yesua dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: “Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi TUHAN, Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresh, raja negeri Persia.” Maka penduduk negeri itu melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut membangun.

Membangun kembali bait suci bukanlah perkara mudah bagi bangsa Israel, apalagi membangunnya ditengah2 orang asing, banyak rintangan dan hambatan yang mereka alami dari orang-orang tersebut.

Begitu juga saya dan kamu hari ini, akan selalu ada hal-hal yang mengganggu saat saya mau membangun rumah Tuhan lagi (hidup saya yang benar), saat saya jatuh dosa akan banyak hal yang berusaha melemahkan semangat saya untuk bangkit dan bertekun lagi mencari Tuhan, rasa berasalah, rasa tidak layak, pandangan orang sekitar, dll. Bahkan ada saatnya kekhawatiran mengambil sebagian besar semangat saya untuk bangkit.

Saat-saat seperti ini yang sangat membantu saya adlah saat saya bisa tetap bersyukur, dengan memflashback kasih Tuhan yang sudah saya alami sampai hari ini. Melihat penyertaan Tuhan membuat saya merasa percaya diri klu Tuhanpun mengingnkan saya untuk bangkit kembali dan lakukan lebih, seperti apa yang Petrus alami.

Makassar, 05-01-2020

Happy sunday
Early is Godly, persiapkan hati untuk belajar mengenal Tuhan hari ini 💪🏻

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *