Ezra 8

Ezra 8:21-23
Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami. Karena aku malu meminta tentara dan orang-orang berkuda kepada raja untuk mengawal kami terhadap musuh di jalan; sebab kami telah berkata kepada raja, demikian: “Tangan Allah kami melindungi semua orang yang mencari Dia demi keselamatan mereka, tetapi kuasa murka-Nya menimpa semua orang yang meninggalkan Dia.” Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami.

Meskipun Ezra adalah seorang pilihan raja dan yang Tuhan percayakan untuk membimbing bangsa Israel kembali ke Yerusalem, ternyata ia tetaplah manusia, ia tetap memiliki rasa khawatir dan takut akan hal buruk yang akan dihadapi rombongan mereka ditengah jalan menuju Yerusalem.

Perjalanan Ezra pun tidaklah mudah, mungkin bukan hanya Ezra yang khawatir, tapi semua rombongannyapun pasti khawatir, apalagi mereka banyak membawa isian perbendaharaan rumah Tuhan, mereka adalah sasaran empuk bagi perampok ditengah jalan karena lima bulan bukanlah perjalanan yg singkat.

Iman Ezra diuji dalam keadaan ini, bagaimana ia memilih untuk tetap percaya kepada Kuasa Tuhan yang ia kenal lewat hukum-hukumNya. Dibanding kekhawatiran yang menghantuinya secara perkiraan manusiawi. Apalagi bagaimana ia harus punya sikap yang bisa membangun kepercayaan yang sama didalam hati semua rombongan yang bersmaa dengan dia.

Dari saat teduh ini saya belajar :

  1. Kekhawatiran itu memang wajar kok, bahkan orang sekaliber Ezrapun bisa khawatir, tapi pembelajarannya bukan fokus kepada itu, tapi kepada respon Ezra ditengah rasa khawatirnya, ia tetap mau melanjutkan iman yang ia percayai dengan berpuasa untuk memohon penyertaan Tuhan.
  2. Belajar untuk punya sikap dan karakter yang bisa jadi contohan orang lain tentang iman saya yang tetap percaya pada Tuhan meskipun dalam keadaan sulit, lagi ditengah ujian. Belajar untuk punya karakter seorang yang berpengharapan penuh pada Tuhan.

Palopo, 09-01-2020
Have a good night🙏🏻

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.